Mutiara Torah 6 – Toldot

By: Nehemia Gordon, Keith Johnson and Jono Vandor

Dirangkum oleh : Rachel Hutami

Original Torah Pearls Toldot & Prophet Pearls Toldot

Kejadian 25:19-28:9 TOLDOT

Toldot berarti “keturunan” atau “generasi”. Sehingga pembacaan Toldot ini menceritakan tentang kehidupan Ishak dan anak-anaknya, Esau dan Yakub.

Torah-Pearls-06-Genesis-06-Toldot-300x245

Kejadian 25:19-20

25:19     Inilah riwayat keturunan Ishak, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak.

25:20     Dan Ishak berumur empat puluh tahun, ketika Rivka, anak Betuel, orang Aram dari Padan-Aram, saudara perempuan Laban orang Aram itu, diambilnya menjadi isterinya.

Umur Rivka saat menikah dengan Ishak

Kita tahu bahwa Sarah meninggal dunia di saat Ishak berumur 37 tahun, dan Ishak kawin dengan Rivkah di saat dia berumur 40 tahun. Tapi tahukah kita tentang umur Rivka?

Salah satu teori di Midrash yang dikemukakan oleh Rashi (רש”י, akronim dari RAbbi SHlomo Itzhaki;  1040-1105) penafsir Tanakh dari Perancis yang sangat dihormati, berpendapat bahwa Rivkah berumur 3 tahun saat menikah dengan Ishak.

Rashi mengaitkan kelahiran Rivkah dengan Akedah (ʿAqedah; Heb. הָדֵקֲע), yaitu peristiwa saat Abraham akan mengorbankan anaknya di gunung Moria seperti yang tertulis di Kejadian 22:1-19. Di ayat 20 dan selanjutnya diceritakan bahwa Abraham menerima kabar tentang keluarga saudara laki-lakinya yang bernama Nahor, yang melalui anaknya #8 (Betuel) mempunyai cucu Rivka.

Perlu diingat, Rashi mengaitkan kematian Sarah di umur 127 th dikarenakan keterkejutannya dan kesedihannya karena Abraham akan mengorbankan Ishak tadi. Sehingga Rashi menetapkan bahwa umur Ishak saat akan dikorbankan itu adalah 37 tahun! Padahal kalau kita baca ceritanya jelas tidak mungkin Ishak berumur setua itu! Umur pasti Ishak saat Akedah tidak diketahui karena tidak tertulis, tapi bisa diperkirakan menjelang remaja.

Walaupun kita tidak akan pernah tahu umur Rivkah saat menikah dengan Ishak, bisa kita simpulkan bahwa dia sudah gadis muda yang sudah memasuki usia untuk menikah. Ingat, Rivkah mampu menimba air dan memberi minum 10 onta-onta hamba Abraham, dan dia mampu dan diijinkan untuk mengambil keputusan sendiri.

Kejadian 25:21

Masa Penantian Rivka dan Ishak mempunyai anak

Berdoalah Ishak kepada YHVH  untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; YHVH  mengabulkan doanya, sehingga Rivka, isterinya itu, mengandung.

Bila kita membaca ayat di atas, seakan-akan YHVH  mengabulkan doa Ishak setelah Ishak berdoa padaNYA, padahal yang terjadi tidak demikian! Di ayat 26, Ishak berusia 60 tahun saat anak kembarnya lahir, berarti hal ini terjadi 20 tahun setelah Ishak dan Rivkah menikah!

Perlu kita ingat bahwa cerita dalam Torah tidak diceritakan secara urut. Pada saat Rivkah mengandung dan melahirkan anak kembarnya, Abraham masih hidup, dia meninggal di umur 175 th di saat Ishak berumur 75 th. Sehingga Abraham sebenarnya meninggal saat Esau dan Yakub berusia 15 tahun.

25:22     Rivkah merasa seolah-olah ada anak-anak yang sedang berkelahi di dalam rahimnya. “Mengapa aku menjadi begini? Aku tidak tahan keadaan seperti ini,” kata Rivka. Lalu ia bertanya kepada YHVH  tentang hal itu.

Esau dan Yakub sudah berkelahi sejak dari dalam kandungan.

Kejadian 25:23-26

Dua bangsa besar

Firman YHVH  kepadanya: “Dua bangsa  ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda ”

Setelah genap harinya untuk bersalin,  memang anak kembar yang di dalam kandungannya. Keluarlah yang pertama, warnanya merah,  seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu;  sebab itu ia dinamai Esau.  25:26 Sesudah itu keluarlah  adiknya; tangannya memegang tumit  Esau, sebab itu ia dinamai Yakub.  Ishak berumur enam puluh tahun  pada waktu mereka lahir.

Arti nama Esau dan Yakub

Esau (עֵשָׂו) sendiri berarti “penuh rambut (kasar) yang berwarna merah”, nantinya keturunannya disebut Edom yang juga berarti “merah”. Edom juga berasal dari akar kata yang sama dengan Adamah yang berarti “tanah” atau “keduniawian”. Esau selalu dikonotasikan dengan “keduniawian”.

Yakub/Ya’aqov (יַעֲקֹב) berasal dari kata  ‘aqev  (עקב) yang berarti “tumit kaki” karena waktu lahir dia memegang tumit Esau.

Siapa Dua bangsa besar yang dimaksud?

Dalam sejarah Alkitabiah hingga sekarang diketahui ada 3 bangsa besar yang bertikai di dunia ini:

  1. Ishmaelite adalah keturunan Ishmael yang merupakan cikal bakal bangsa Arab pada umumnya yang synonim dengan orang-orang beragama Islam
  2. Israelite adalah keturunan dari Yakub (Israel) yang synonim dengan orang-orang beragama Yahudi
  3. Edomite adalah keturunan dari Esau (Edom) yang di kemudian hari menurut tradisi Yahudi synonim dengan orang-orang beragama Kristen. Berikut ceritanya:

3 Makna dari Edom:

Edom (/ˈiːdəm/[1] or /ˈiː.dʌm/;[2] Ibrani : אֱדוֹם, Modern Edom, Tiberian ʼĔḏôm ; “red”; Assyrian: Udumi; Syriac: ܐܕܘܡ) atau  Idumea (Greek: Ἰδουμαία, Idoumaía; Latin: Idūmaea) .

  1. Makna yang pertama (Kejadian 25:30; 36:1, 8, dan 19) yaitu “merah” yang menunjuk pada Esau  yang lahir dengan tubuh penuh rambut berwarna merah, dan ia menukar hak kesulungannya dengan sup merah.
  2. Makna yang kedua (kitab Bilangan 20:18, 20, 21; kitab Amos 1:6, 11; 9:12; kitab Maleakhi 1:4) yaitu Edom sebagai suatu kelompok bangsa
  3. Makna yang ketiga (kitab Kejadian 32:3; 36:20, 21, 30; kitab Bilangan 24:18) yaitu tanah yang diduduki oleh keturunan Esau. Edom merupakan nama tempat yang sebelumnya dikenal dengan nama Seir. Tanah dan penghuni dari Edom ini ditemukan di dataran bagian selatan dan tenggara dari Laut Mati.  Edom juga bertetangga dengan Israel di timur dan selatan.

Dalam Gulungan Laut Mati (Dead Sea Scroll) kata Edom האדום  dipakai sebagai kata sandi untuk menyebut Rome/Romawi  רומא yang saat itu menduduki daerah Israel. Hal ini berlanjut sampai saat Romawi menetapkan agama Kristen/Katolik sebagai agama negara, pengertian kata sandi Edom beralih menjadi “orang-orang beragama Kristen”. Hal ini masih berlaku di kalangan Yahudi Orthodox.

Penafsiran kata Edom = Romawi/Kristen dipakai juga untuk menafsirkan nubuat yang tertulis di kitab Obaja di PL.

Perlu diingat bahwa penafsiran Edom=Romawi/Kristen hanyalah PENAFSIRAN, jadi belum tentu benar.

Sekilas mengenai Nubuat dalam Kitab Obaja:

Sebagian dari latar belakang nubuat ini mengingatkan kembali pada Kej 25:19-34; Kej 27:1–28:9 yaitu persaingan berkepanjangan di antara Esau (bapak orang Edom) dan Yakub (bapak ke-12 suku Israel). Sekalipun kita membaca dalam kitab Kejadian tentang perdamaian kedua saudara ini (Kej 33:1-20), kebencian di antara keturunan mereka sering kali menimbulkan pertempuran sepanjang sejarah alkitabiah (bd. Bil 20:14-21; 1Sam 14:47; 2Sam 8:14; 1Raj 11:14-22*). Sesuai dengan sejarah permusuhan mereka, orang Edom bersukacita karena kesulitan Yerusalem.

Empat ciri utama menandai nubuat Obaja.

  1. Kitab ini adalah kitab PL yang paling pendek.
  2. Obaja menjadi salah seorang dari tiga nabi yang dipanggil Tuhan untuk mengalamatkan berita tertulis mereka hampir seluruhnya kepada bangsa lain dan bukan kepada Israel atau Yehuda (kedua nabi lain adalah Yunus dan Nahum).
  3. Ada banyak persamaan di antara kitab Obaja dengan Yer 49:7-22.
  4. Kitab ini tidak dikutip atau disebut dalam PB.

Walaupun PB tidak secara langsung mengacu kepada Obaja, sengketa di antara Esau dan Yakub yang mendasari kitab ini juga diuraikan dalam PB. Paulus menunjuk kepada persaingan Esau-Yakub dalam Rom 9:10-13, tetapi melanjutkannya dengan mengingatkan kita akan berita pengharapan Tuhan: semua yang bertobat dari dosa-dosa mereka, Yahudi atau bukan Yahudi, dan berseru kepada nama YHVH  akan diselamatkan (Rom 10:9-13; Rom 15:7-12).

25:27-28 Esau sang Pemburu yang Mahir

Lalu bertambah besarlah kedua anak itu: Esau menjadi seorang pemburu yang mahir, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.

Ishak sayang kepada Esau, sebab ia suka makan daging buruan, tetapi Rivka sayang kepada Yakub.

Di atas disebutkan Esau sebagai seorang pemburu yang mahir, ini adalah orang kedua di Tanakh yang disebut seperti itu, orang pertama adalah Nimrod di Kejadian 10.

Pengertian Yakub sebagai orang yang suka tinggal di kemah dalam sudut pandang Ibrani adalah orang-orang yang pekerjaannya beternak. Mereka harus tinggal di kemah karena mereka berpindah-pindah untuk mencari padang yang memberi makan ternaknya tadi. Jadi Yakub bukanlah anak mami seperti yang sebagian orang artikan.

Kejadian 25:29-34 Hak Kesulungan

Pada suatu kali Yakub sedang memasak sesuatu, lalu datanglah Esau dengan lelah dari padang.  Kata Esau kepada Yakub: “Berikanlah kiranya aku menghirup sedikit dari yang merah-merah itu, karena aku lelah.” Itulah sebabnya namanya disebutkan Edom.

Tetapi kata Yakub: “JuTuhan dahulu kepadaku hak kesulunganmu.”

Sahut Esau: “Sebentar lagi aku akan mati; apakah gunanya bagiku hak kesulungan itu?”

 Kata Yakub: “Bersumpahlah dahulu kepadaku.” Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya.

Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang rendah hak kesulungan itu.

Hak kesulungan yaitu, hak yang dimiliki oleh anak sulung di Kebudayaan Timur Tengah Purba adalah:

  1. Menurut Kebudayaan Timur Tengah Purba pada umumnya: Hak untuk mendapatkan bagian ganda dalam harta warisan. Seperti yang tertulis di Ul 21:17:

Ia harus menerima anak laki-laki pertama dari istri yang tidak dicintainya dengan memberikan kepada anak sulungnya dua kali lipat dari setiap yang dimilikinya karena anak itulah anak sulungnya. Hak sebagai anak sulung berlaku padanya.”

  1. Khusus untuk keturunan Abraham: Berkat ganda bukan saja berkat Harta, tapi juga berkat Rohani. Berkat yang terakhir inilah yang diinginkan oleh Yakub, sebaliknya dipandang ringan oleh Esau. Dari ayat di atas jelas sifat Esau yang keduniawian, dia hanya hidup di saat itu, tanpa mengucap syukur pada YHVH.

Penjelasan lebih lanjut di bagian berikutnya.

Kejadian 26:2-5 Janji YHVH kepada Ishak

  Lalu YHVH  menampakkan diri kepadanya serta berfirman:

“Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. TinggTuhan di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau  dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu. Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri i  ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat,  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan  dan hukum-Ku.

YHVH  akan memberkati semua bangsa di bumi karena keturunan Abraham KARENA Abraham melakukan:

  1. Mendengarkan firman YHVH
  2. Memelihara kewajibannya kepada YHVH
  3. Memelihara perintahNya
  4. Memelihara ketetapanNya
  5. Memelihara hukumNya

Kejadian 26:6-7

Jadi tinggTuhan Ishak di Gerar. Ketika orang-orang di tempat itu bertanya tentang isterinya, berkatalah ia: “Dia saudaraku,” sebab ia takut mengatakan: “Ia isteriku,” karena pikirnya: “Jangan-jangan aku dibunuh oleh penduduk tempat ini karena Rivka, sebab elok parasnya.”

Ishak melakukan kebohongan yang sama dengan Abraham di Mesir, mengaku istrinya sebagai saudara perempuannya. Abraham dan Ishak takut dibunuh oleh bangsa setempat karena mereka menginginkan istrinya yang cantik.

Kejadian 26:8

Setelah beberapa lama ia ada di sana, pada suatu kali menjenguklah Abimelekh, raja orang Filistin itu dari jendela, maka dilihatnya Ishak sedang bercumbu-cumbuan (metzahek מְצַחֵֽק) dengan Rivka, isterinya.

Arti Kata metzahek מְצַחֵֽק

Kata metzahek מְצַחֵֽק ini persis sama yang digunakan di Kejadian 21:9-10 (penulisan yang persis sama hanya ada 2 di seluruh kitab Tanakh)

 

Kejadian 21:9-10 

Tetapi, ketika Sarah melihat Ishak diganggu (mə·êq מְצַחֵֽק) oleh Ismael, putra Abraham dari Hagar, perempuan Mesir itu, ia berkata kepada Abraham, “Usirlah budak perempuan itu dan anaknya. Anak itu tidak patut mendapat hak waris bersama-sama dengan anakku. Aku tidak sudi!”

Mengapa kejadian Ismael mengganggu Ishak mengakibatkan Sarah meminta Abraham untuk mengusir Hagar dan Ismael? Penjelasan ini terlihat dari kata mə·ṣa·ḥêq מְצַחֵֽק, yang seringkali dalam ayat ini diterjemahkan dengan kata “mengganggu” atau “mengejek”. Tapi apa bentuk gangguan (atau ejekan) itu?

Dari membandingkan kedua pasal di atas , kita bisa melihat dengan jelas bahwa penggunaan kata metzahek מְצַחֵֽק  diartikan sebagai bercumbu (bermesraan dalam arti intim), dalam bahasa inggris sehari-hari sering diterjemahkan sebagai “fooling around” dengan konotasi seksual.

Sudah umum diketahui di lingkungan ahli-ahli agama Yahudi selama ribuan tahun bahwa yang terjadi di Kejadian 21:9 adalah Ismael melakukan tindakan seksual yang tercela terhadap Ishak yang saat itu masih berusia balita. Pada saat Sarah melihat hal ini, menimbulkan kengerian dan kemarahan yang luar biasa.

Kata metzahek מְצַחֵֽק juga berasal dari akar kata tsachaq צָחַק.

Kata yang diterjemahkan sebagai “bercumbu-cumbuan” di atas adalah kata tsachaq

 

Kejadian 26:9-11

Lalu Abimelekh memanggil Ishak dan berkata: “Sesungguhnya dia isterimu, masakan engkau berkata: Dia saudaraku?” Jawab Ishak kepadanya: “Karena pikirku: Jangan-jangan aku mati karena dia.”

Tetapi Abimelekh berkata: “Apakah juga yang telah kauperbuat ini terhadap kami? Mudah sekali terjadi, salah seorang dari bangsa ini tidur dengan isterimu, sehingga dengan demikian engkau mendatangkan kesalahan atas kami.”

Lalu Abimelekh memberi perintah kepada seluruh bangsa itu: “Siapa yang mengganggu orang ini atau isterinya, pastilah ia akan dihukum mati.”

Di kebudayaan masa itu, walaupun bagi bangsa penyembah berhala, ada peraturan yang melarang untuk mengambil istri orang lain selama suami wanita itu masih hidup. Jadi kalau mereka menginginkan seorang wanita yang sudah menikah, mereka akan membunuh suaminya dahulu, supaya terhindar dari perbuatan berdosa.

Kejadian 26:18-22 Sumur-sumur yang digali oleh Ishak

Kemudian Ishak menggali kembali sumur-sumur yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, dan yang telah ditutup oleh orang Filistin sesudah Abraham mati; disebutkannyalah nama sumur-sumur itu menurut nama-nama yang telah diberikan oleh ayahnya.

Ketika hamba-hamba Ishak menggali di lembah itu, mereka mendapati di situ mata air yang berbual-bual airnya.

Lalu bertengkarlah para gembala Gerar dengan para gembala Ishak. Kata mereka: “Air ini kepunyaan kami.” Dan Ishak menamai sumur itu Esek, karena mereka bertengkar dengan dia di sana.

Kemudian mereka menggali sumur lain, dan mereka bertengkar juga tentang itu. Maka Ishak menamai sumur itu Sitna.

Ia pindah dari situ dan menggali sumur yang lain lagi, tetapi tentang sumur ini mereka tidak bertengkar. Sumur ini dinamainya Rehobot, dan ia berkata: “Sekarang YHVH  telah memberikan kelonggaran kepada kita, sehingga kita dapat beranak cucu di negeri ini.”

Nama dari tiga sumur itu menggambarkan nubuat tentang Bait YHVH.

  1. Esek (Ibrani: עֵ֫שֶׂק ) berarti perselisihan/pertikaian. Ditafsirkan menggambarkan Bait pertama dihancurkan oleh Babylonia
  2. Sitnah (Ibrani: שִׂטְנָה ) berarti perlawanan/permusuhan/kebencian, kata ini mempunyai akar yang sama dengan Satan yang berarti musuh. Ditafsirkan menggambarkan Bait YHVH kedua yang dihancurkan oleh Romawi
  3. Rehobot (Ibrani: רְחוֹבוֹת, Reḥovot; ) berarti tempat terbuka/luas, semua kebencian berakhir. Sebuah sumur di Gerar yang digali oleh Ishak (Kej 26:22), kemungkinan berada di Wady er-Ruheibeh, sekitar 20 mil sebelah selatan dari Beersheba. Rehoboth berarti tempat yang luas dan subur. Ditafsirkan menggambarkan Bait YHVH yang akan datang

Satan (שָׂטָן) pada awalnya berarti “lawan” atau “musuh”, yaitu musuh dari manusia, bukan musuh dari YHVH.

Dalam Gulungan kitab Ibrani, kata Satan muncul 35 kali, tapi dalam kitab terjemahan berbagai bahasa hanya muncul separuhnya.

Sebagai contoh, antara lain bisa kita lihat di ayat-ayat di bawah ini (masih banyak contoh yang lain)

  1. Bilangan 22:32: Berfirmanlah Malaikat YHVH kepadanya: “Apakah sebabnya engkau memukul keledaimu sampai tiga kali? Lihat, Aku keluar sebagai lawan (לְשָׂטָ֔ן) mu, sebab jalan ini pada pemandangan-Ku menuju kepada kebinasaan.” >>> kata satan diterjemahkan sebagai lawan
  2. 1 Samuel 29:4 Tetapi para panglima orang Filistin itu menjadi marah kepadanya; serta berkata kepadanya: “Suruhlah orang itu pulang, supaya ia kembali ke tempat, yang kautunjukkan kepadanya, dan janganlah ia pergi berperang, bersama-sama dengan kita, supaya jangan ia menjadi lawan (לְשָׂטָ֔ן)  kita dalam peperangan. Sebab dengan apakah orang ini dapat menyukakan hati tuannya, kecuali dengan memberi kepala-kepala orang-orang ini? >>> kata satan diterjemahkan sebagai lawan
  3. 2 Samuel 19:22 Tetapi Daud berkata: “Apakah urusanku dengan kamu, hai anak-anak Zeruya, sehingga kamu pada hari ini menjadi lawan (לְשָׂטָ֔ן)  ku? Masakan pada hari ini seorang dihukum mati di Israel! Sebab bukankah aku tahu, bahwa aku pada hari ini adalah raja atas Israel?” >>> kata satan diterjemahkan sebagai lawan

Kejadian 26:34-35 Esau menikahi 2 puteri Het

Ketika Esau telah berumur empat puluh tahun, ia mengambil Yudit, anak Beeri orang Het, dan Basmat, anak Elon orang Het, menjadi isterinya. Kedua perempuan itu menimbulkan kepedihan hati bagi Ishak dan bagi Rivka.

 

Esau menunjukkan sifat keduniawiannya lagi, dia mengambil apa yang terlihat “baik” di luar, tidak peduli  “isi” nya. Dia menyakiti hati orang tuanya dengan mengambil istri dari bangsa Het yang meyembah berhala.

Selain itu, tindakan Esau itu jelas bahwa dia TIDAK PANTAS untuk menjadi salah satu Bapa orang Yahudi.

Kejadian 27:1-17

27:1        Ketika Ishak sudah tua, dan matanya telah kabur, sehingga ia tidak dapat melihat lagi, dipanggilnyalah Esau, anak sulungnya, serta berkata kepadanya: “Anakku.” Sahut Esau: “Ya, bapa.”

27:2-4    Berkatalah Ishak: “Lihat, aku sudah tua, aku tidak tahu bila hari kematianku. Maka sekarang, ambillah senjatamu, tabung panah dan busurmu, pergilah ke padang dan burulah bagiku seekor binatang; olahlah bagiku makanan yang enak, seperti yang kugemari, sesudah itu bawalah kepadaku, supaya kumakan, agar aku memberkati engkau, sebelum aku mati.”

27:5-10 Tetapi Rivka mendengarkannya, ketika Ishak berkata kepada Esau, anaknya. Setelah Esau pergi ke padang memburu seekor binatang untuk dibawanya kepada ayahnya, berkatalah Rivka kepada Yakub, anaknya: “Telah kudengar ayahmu berkata kepada Esau, kakakmu: Bawalah bagiku seekor binatang buruan dan olahlah bagiku makanan yang enak, supaya kumakan, dan supaya aku memberkati engkau di hadapan YHVH, sebelum aku mati. Maka sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. Pergilah ke tempat kambing domba kita, ambillah dari sana dua anak kambing yang baik, maka aku akan mengolahnya menjadi makanan yang enak bagi ayahmu, seperti yang digemarinya. Bawalah itu kepada ayahmu, supaya dimakannya, agar dia memberkati engkau, sebelum ia mati.”

27:11-12 Lalu kata Yakub kepada Rivka, ibunya: “Tetapi Esau, kakakku, adalah seorang yang berbulu badannya, sedang aku ini kulitku licin. Mungkin ayahku akan meraba aku; maka nanti ia akan menyangka bahwa aku mau memperolok-olokkan dia; dengan demikian aku akan mendatangkan kutuk atas diriku dan bukan berkat.”

27:13     Tetapi ibunya berkata kepadanya: “Akulah yang menanggung kutuk itu, anakku; dengarkan saja perkataanku, pergilah ambil kambing-kambing itu.”

27:14-17 Lalu ia pergi mengambil kambing-kambing itu dan membawanya kepada ibunya; sesudah itu ibunya mengolah makanan yang enak, seperti yang digemari ayahnya. Kemudian Rivka mengambil pakaian yang indah kepunyaan Esau, anak sulungnya, pakaian yang disimpannya di rumah, lalu disuruhnyalah dikenakan oleh Yakub, anak bungsunya. Dan kulit anak kambing itu dipalutkannya pada kedua tangan Yakub dan pada lehernya yang licin itu. Lalu ia memberikan makanan yang enak dan roti yang telah diolahnya itu kepada Yakub, anaknya.

Pada saat ini Ishak berumur sekitar 100 tahun, Esau dan Yakub berumur sekitar 40 tahun.

Di ayat 27:5-10 Rivka menyuruh Yakub untuk mengelabui ayahnya untuk menyamar sebagai Esau

Di ayat 27:11-12 Yakub tidak membantah ide ibunya, tapi dia menyatakan kekuatirannya bila Esau akan mengetahui bahwa dia telah dikelabui oleh Yakub dan Yakub takut akan dikutuk oleh Esau.

Di ayat 27:13 Rivka menyatakan akan menanggung kutuk bila itu terjadi. Sebetulnya hal ini tidak mungkin terjadi di dalam kepercayaan Yahudi, karena yang menanggung kutuk adalah orang yang melakukan kesalahan.

Di ayat 27:15 menunjukkan bahwa Esau tidak lagi tinggal bersama orang tuanya, tapi di rumahnya sendiri bersama kedua istrinya. Yakub masih tinggal bersama orang tuanya karena dia belum menikah.

Kejadian 27:18-29 Ishak memberkati Yakub

27:18     Demikianlah Yakub masuk ke tempat ayahnya serta berkata: “Bapa(a-bi)!” Sahut ayahnya: “Ya, anakku; siapakah engkau?”

27:19     Kata Yakub kepada ayahnya: “Akulah Esau, anak sulungmu. Telah kulakukan, seperti yang bapa katakan kepadaku. Bangunlah, duduklah dan makanlah daging buruan masakanku ini, agar bapa memberkati aku.” (Yakub jelas berbohong pada ayahnya mengaku sebagai Esau.)

27:20     Lalu Ishak berkata kepada anaknya itu: “Lekas juga engkau mendapatnya, anakku!” (Esau menyatakan kecurigaannya yang pertama dengan menanyakan mengapa “Esau” cepat sekali kembali dengan masakannya.) Jawabnya: “Karena YHVH, Tuhanmu, membuat aku mencapai tujuanku.” (Yakub menunjukkan kerendahan hatinya, dia menyiratkan bahwa semua terjadi atas campur tangan YHVH, bukan karena kekuatan atau kecerdikannya sendiri, hal ini berbeda dengan yang kita akan lihat di Esau di ayat-ayat berikutnya)

 

27:21     Lalu kata Ishak kepada Yakub: “Datanglah mendekat, anakku, supaya aku meraba engkau, apakah engkau ini anakku Esau atau bukan.” (Esau menyatakan kecurigaannya yang kedua)

27:22     Maka Yakub mendekati Ishak, ayahnya, dan ayahnya itu merabanya serta berkata: “Kalau suara, suara Yakub; kalau tangan, tangan Esau.”

27:23     Jadi Ishak tidak mengenal dia, karena tangannya berbulu seperti tangan Esau, kakaknya. Ishak hendak memberkati dia,

27:24     tetapi ia masih bertanya: “Benarkah engkau ini anakku Esau?” (Esau menyatakan kecurigaannya yang ketiga). Jawabnya: “Ya!”

27:25     Lalu berkatalah Ishak: “Dekatkanlah makanan itu kepadaku, supaya kumakan daging buruan masakan anakku, agar aku memberkati engkau.” Jadi didekatkannyalah makanan itu kepada ayahnya, lalu ia makan, dibawanya juga anggur kepadanya, lalu ia minum.

27:26     Berkatalah Ishak, ayahnya, kepadanya: “Datanglah dekat-dekat dan ciumlah aku, anakku.”

 

27:27     Lalu datanglah Yakub dekat-dekat dan diciumnyalah ayahnya. Ketika Ishak mencium bau pakaian Yakub, diberkatinyalah dia, katanya: “Sesungguhnya bau anakku adalah sebagai bau padang yang diberkati TUHAN.

27:28     Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah.

27:29     Bangsa-bangsa akan takluk kepadamu, dan suku-suku bangsa akan sujud kepadamu; jadilah tuan atas saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan sujud kepadamu. Siapa yang mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia.”

>>>Ini merupakan berkat ROHANI yang sama dari YHVH kepada Abraham yang ditulis di Kejadian 12:10 – berkat inilah yang tidak didapat oleh Esau. Esau hanya mendapat SEMUA berkat harta yang didapat oleh Yakub.

Kejadian 27:30-41 Esau mendapati bahwa Berkatnya dicuri oleh Yakub

27:30     Setelah Ishak selesai memberkati Yakub, dan baru saja Yakub keluar meninggalkan Ishak, ayahnya, pulanglah Esau, kakaknya, dari berburu.

27:31     Ia juga menyediakan makanan yang enak, lalu membawanya kepada ayahnya. Katanya kepada ayahnya: “Bapa, bangunlah dan makan daging buruan masakan anakmu, agar engkau memberkati aku.”

27:32     Tetapi kata Ishak, ayahnya, kepadanya: “Siapakah engkau ini?” Sahutnya: “Akulah anakmu, anak sulungmu, Esau.”

27:33     Lalu terkejutlah Ishak dengan sangat serta berkata: “Siapakah gerangan dia, yang memburu binatang itu dan yang telah membawanya kepadaku? Aku telah memakan semuanya, sebelum engkau datang, dan telah memberkati dia; dan dia akan tetap orang yang diberkati.”

27:34     Sesudah Esau mendengar perkataan ayahnya itu, meraung-raunglah ia dengan sangat keras dalam kepedihan hatinya serta berkata kepada ayahnya: “Berkatilah aku ini juga, ya bapa!”

27:35     Jawab ayahnya: “Adikmu telah datang dengan tipu daya dan telah merampas berkat yang untukmu itu.”

27:36     Kata Esau: “Bukankah tepat namanya Yakub, karena ia telah dua kali menipu aku. Hak kesulunganku telah dirampasnya, dan sekarang dirampasnya pula berkat yang untukku.” Lalu katanya: “Apakah bapa tidak mempunyai berkat lain bagiku?”

 

>>>Hak kesulungan yang dimaksud Esau adalah berkat ganda dalam hal harta, anak sulung mendapat 2x dari yang didapat saudara-saudara lainnya. Sedang berkat yang kemudian dirampas pula oleh Yakub adalah berkat ROHANI.

 

27:37     Lalu Ishak menjawab Esau, katanya: “Sesungguhnya telah kuangkat dia menjadi tuan atas engkau, dan segala saudaranya telah kuberikan kepadanya menjadi hambanya, dan telah kubekali dia dengan gandum dan anggur; maka kepadamu, apa lagi yang dapat kuperbuat, ya anakku?”

27:38     Kata Esau kepada ayahnya: “Hanya berkat yang satu itukah ada padamu, ya bapa? Berkatilah aku ini juga, ya bapa!” Dan dengan suara keras menangislah Esau.

27:39     Lalu Ishak, ayahnya, menjawabnya: “Sesungguhnya tempat kediamanmu akan jauh dari tanah-tanah gemuk di bumi dan jauh dari embun dari langit di atas.

27:40     Engkau akan hidup dari pedangmu dan engkau akan menjadi hamba adikmu. Tetapi akan terjadi kelak, apabila engkau berusaha sungguh-sungguh, maka engkau akan melemparkan kuk itu dari tengkukmu.”

 

>>>Ishak hanya mampu memberi berkat JASMANIAH untuk Esau, karena berkat ROHANI dari YHVH sudah diberikannya kepada Yakub. Tapi walaupun berkat Jasmaniah yang didapat Esau dan Yakub persis sama, tapi Yakub dan keturunannya nantinya tetap akan berkuasa di atas keturunan Esau, karena Yakub mendapatkan berkat kesulungan.

 

27:41     Esau menaruh dendam kepada Yakub karena berkat yang telah diberikan oleh ayahnya kepadanya, lalu ia berkata kepada dirinya sendiri: “Hari-hari berkabung karena kematian ayahku itu tidak akan lama lagi; pada waktu itulah Yakub, adikku, akan kubunuh.”

>>>Perkataan Esau inilah yang menimbulkan ketakutan yang luarbiasa pada Yakub

Kejadian 27:42-46 Rivka menyuruh Yakub melarikan diri ke Haran

Ketika diberitahukan perkataan Esau, anak sulungnya itu kepada Rivka, maka disuruhnyalah memanggil Yakub, anak bungsunya, lalu berkata kepadanya: “Esau, kakakmu, bermaksud membalas dendam membunuh engkau. Jadi sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku, bersiaplah engkau dan larilah kepada Laban, saudaraku, ke Haran, dan tinggallah padanya beberapa waktu lamanya, sampai kegeramandan kemarahan kakakmu itu surut dari padamu, dan ia lupa apa yang telah engkau perbuat kepadanya; kemudian aku akan menyuruh orang menjemput engkau dari situ. Mengapa aku akan kehilangan kamu berdua pada satu hari juga?”

 

Kemudian Rivka berkata kepada Ishak: “Aku telah jemu hidup karena perempuan-perempuan Het itu; jikalau Yakub juga mengambil seorang isteri dari antara perempuan negeri ini, semacam perempuan Het itu, apa gunanya aku hidup lagi?”

>>>Kedua istri Esau, orang Het itu, menyusahkan hati Rivka. Rivka tidak mau Yakub mengawini perempuan Het juga.

Kejadian 28:1-5 Ishak menyuruh Yakub pergi ke Kanaan, kerumah Laban saudara Rivka.

28:1        Kemudian Ishak memanggil Yakub, lalu memberkati dia serta memesankan kepadanya, katanya: “Janganlah mengambil isteri dari perempuan Kanaan.

28:2        Bersiaplah, pergilah ke Padan-Aram, ke rumah Betuel, ayah ibumu, dan ambillah dari situ seorang isteri dari anak-anak Laban, saudara ibumu.

28:3        Moga-moga YHVH  Yang Mahakuasa memberkati engkau, membuat engkau beranak cucu dan membuat engkau menjadi banyak, sehingga engkau menjadi sekumpulan bangsa-bangsa.

28:4        Moga-moga Ia memberikan kepadamu berkat yang untuk Abraham, kepadamu serta kepada keturunanmu, sehingga engkau memiliki negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yang telah diberikan YHVH  kepada Abraham.”

28:5        Demikianlah Ishak melepas Yakub, lalu berangkatlah Yakub ke Padan-Aram, kepada Laban anak Betuel, orang Aram itu, saudara Rivkah ibu Yakub dan Esau.

 

Terlihat benar bedanya dengan Yakub, dia mematuhi perintah orang tuanya dan YHVH, seperti yang tertulis di Kej 28:1-5. Ishak dan Rivkah melarang Yakub mengambil istri orang Kanaan, dan menyuruhnya untuk ke rumah kakeknya, Betuel, dan mengambil istri anak-anak Laban, kakak Rivka.

 

>>>Dari perhitungan umur, saat Yakub meninggalkan orangtuanya untuk pergi ke Haran, dia dan Esau berusia 63 tahun. Penjelasan umur dari Tradisi Yahudi akan di tulis setelah ayat berikutnya.

Kejadian 28:6-9 Esau mengawini anak Ishmael

Ketika Esau melihat, bahwa Ishak telah memberkati Yakub dan melepasnya ke Padan-Aram untuk mengambil isteri dari situ–pada waktu ia memberkatinya ia telah memesankan kepada Yakub: “Janganlah ambil isteri dari antara perempuan Kanaan” dan bahwa Yakub mendengarkan perkataan ayah dan ibunya, dan pergi ke Padan-Aram, maka Esaupun menyadari, bahwa perempuan Kanaan itu tidak disukai oleh Ishak, ayahnya. Sebab itu ia pergi kepada Ismael dan mengambil Machalat menjadi isterinya, di samping kedua isterinya yang telah ada. Machalat adalah anak Ismael anak Abraham, adik Nevayot.

>>>Esau akhirnya menyadari bahwa tindakannya mengambil dua istri dari Kanaan tidak disukai oleh ortunya, sehingga dia berusaha mengambil hati ortunya dengan mengawini anak dari Ismael, saudara tiri dari ayahnya. Tapi dia TIDAK menceraikan kedua istrinya yang terdahulu! Ini menunjukkan bahwa Esau tindakannya hanya topeng belaka.

Perhitungan umur Isaac, Yakub dan Yosef.

Apa gunanya mengidentifikasi Machalat sebagai adik Nevayot (anak laki dari Ishmael)?

Rashi menjelaskan bahwa ini adalah untuk memberikan petunjuk mengenai usia Yakub pada saat itu menerima berkat dari ayahnya. Memanggil Machalat sebagai “adik Nevayot ” menunjukkan bahwa pernikahannya dengan Esau terjadi setelah kematian Ismail, sehingga Nevayotlah yang menikahkan Machalat dengan Esau, bukan Ishmael. Namun dijelaskan bahwa Esau pergi ke Ismail untuk meminang Machalat. Ini berarti bahwa peristiwa itu terjadi tepat pada saat Ismael akan meninggal dunia.

Kita tahu bahwa Ismail 14 tahun lebih tua dari Ishak (Kejadian 16:16); dan Ishak berusia 60 tahun saat mempunyai anak Yakub dan Esau ( 25:26.); dan bahwa Ismail meninggal pada usia 137 (25:17) di saat Esau berusia 123 tahun. Oleh karena itu, Yakub dan Esau berumur 63 tahun ketika Yakub mencuri berkat dari saudaranya dan dikirim oleh Isaac untuk Haran untuk mengambil istri dari anak perempuan Laban.

Tapi berikut dari petunjuk lain yang ditulis di Taurat, bisa disimpulkan bahwa Yakub tiba di Haran beberapa tahun kemudian.

Setibanya di Mesir, Yakub mengatakan Firaun bahwa ia berusia 130 tahun (Kej 47: 9); Joseph pada saat itu berusia 39 tahun (41:46 dan 45: 6), yang berarti bahwa Yakub berusia  91 tahun saat kelahiran Yusuf; dan Yusuf lahir setelah Yakub bekerja bekerja selama dua periode tujuh tahun (14 tahun) pada Laban untuk Leah dan Rachel (30:24). Setelah itu Yakub harus bekerja lagi enam tahun untuk Laban dengan imbalan sebagian dari domba Laban (31:41). Sehingga Yakub bekerja pada Laban selama 20 tahun. Saat mereka meninggalkan Laban, Yusuf berusia 6 tahun dan Yakub berusia 97 tahun.

Dengan kata lain, Yakub meninggalkan rumah orang tuanya di Be’er Sheva pada usia 63, tapi tiba di Haran 14 tahun kemudian pada usia 77 saat dia menikah dengan Leah dan Rachel.

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s