0

Hebrew Voices #6 – Biblical Sites with an LA Screenwriter (Rebroadcast) — Nehemia’s Wall

In this episode of Hebrew Voices, Nehemia Gordon speaks with Joel Haber, a licensed tour guide in Israel whose tours are so enjoyable that he earned the nickname “Fun Joel.” Haber shares powerful examples of how reading the Bible, in … Continue reading → The post Hebrew Voices #6 – Biblical Sites with an LA…

via Hebrew Voices #6 – Biblical Sites with an LA Screenwriter (Rebroadcast) — Nehemia’s Wall

Advertisements
0

Telaah tentang Ribka, Ibu bangsa Yahudi

Menelaah tentang peran Ribka dalam cerita Alkitab di awal pembentukan bangsa Israel menimbulkan banyak pendapat yang berbeda.

Selama lebih dari 2000 tahun, tafsir dari agama Yahudi dan Kristen berpusat pada peranan para pria – Bapa Yahudi Abraham, Ishak dan Yakub. Semua cerita sebelum jaman Musa dipusatkan pada peran para pria dalam menentukan cerita keluarga di kitab kejadian. Hal ini karena keinginan untuk menggarisbawahi peranan penting para pria, sehingga mengaburkan kenyataan bahwa semua cerita keluarga ini juga terbentuk dari peranan para wanita yang kuat karakternya.

Hal ini terutama berlaku dalam cerita Ribka, yang posisinya di generasi kedua dari leluhur Israel yang sebenarnya lebih menonjol daripada suaminya, Ishak. Dalam uraian berikutnya jelas terlihat bahwa Ribka jauh lebih dinamis dan proaktif daripada Ishak.

Continue reading

0

Telaah tentang Pribadi Ishak

Dalam Kitab Tanakh, tokoh-tokoh penting seperti Abraham, Yakub, Musa, Daud, Salomo, dsb, dibahas secara panjang lebar. Mengapa tokoh Ishak yang merupakan salah satu bapa orang Yahudi terlihat hanya dibahas sekilas saja sehingga seakan dia hanya “jembatan” antara Abraham dan Yakub? Hampir semua cerita tentang Ishak biasanya ada hubungannya dengan ayahnya Abraham, atau permasalahan dengan kedua anaknya Yakub dan Esau.

Continue reading

0

Mutiara Torah 6 – Toldot

By: Nehemia Gordon, Keith Johnson and Jono Vandor

Dirangkum oleh : Rachel Hutami

Original Torah Pearls Toldot & Prophet Pearls Toldot

Kejadian 25:19-28:9 TOLDOT

Toldot berarti “keturunan” atau “generasi”. Sehingga pembacaan Toldot ini menceritakan tentang kehidupan Ishak dan anak-anaknya, Esau dan Yakub.

Torah-Pearls-06-Genesis-06-Toldot-300x245

Continue reading

0

Prophet Pearls 05 – Chayei Sarah

http://www.nehemiaswall.com/prophet-pearls-chayei-sarah-1-kings-11-131

1 Kings 1:1-1:31

Prophet-Pearls-05-Chayei-Sarah

Arti Haftarah
Ini merupakan pembacaan Haftarah. Apa sebenarnya Haftarah itu? 

Haftarah atau Haftorah ( הפטרה) berarti “berpisah,” “mengambil cuti”, adalah suatu rangkaian bacaan pilihan dari kitab-kitab pada bagian Nevi’im (“Kitab Nabi-nabi”) Alkitab Ibrani (Tanakh) yang dibaca di depan umum pada sinagoga sebagai bagian praktik ibadah Yudaisme. Pembacaan Haftarah mengikuti pembacaan Taurat pada setiap hari Sabat dan pada festival dan hari-hari puasa Yahudi.

 

Tidak ada yang tahu pasti asal mula pembacaan haftarah, tetapi beberapa teori telah dikemukakan. Penjelasan paling umum yang diterima oleh sejumlah otoritas Yahudi tradisional adalah pada tahun 168 SM, ketika orang Yahudi di bawah kekuasaan Kekaisaran Seleukia pada zaman raja Antiokhos IV Epiphanes, mereka dilarang membacaTaurat sehingga menggantinya dengan bacaan Haftarah. Ketika kemudian diizinkan kembali membaca Taurat, mereka tetap membaca haftarah pula.

 

 

29 October 2014 yang lalu, tokoh perjuangan Yahudi – Yehuda Glick – hampir terbunuh di  Yerusalem. Yehuda Glick merupakan Rabbi yang memperjuangkan persamaan hak bagi orang Non-Muslim untuk diijinkan beribadah dan berziarah ke Temple Mount, atau yang lebih dikenal dengan nama Haram al-Sharif, yang dikuasai oleh bangsa Arab. Temple Mount  merupakan tempat yang dibeli oleh Raja Daud atas perintah Tuhan, untuk mendirikan Altar di sana. Secara hukum dan agama, tempat ini merupakan milik bangsa Yahudi (Raja Daud adalah Raja bangsa Israel).

 

Tempat pencobaan pembunuhan Yehuda Glick adalah Bible Hill, yaitu satu-satunya tempat di Yerusalem yang masih keadaannya masih  sama seperti jaman Raja Daud. Sementara daerah-daerah lain sudah dibangun menjadi tempat pemukiman atau komersiil. Di Bible Hill inilah ditemukan Gulungan Perak (Silver Scrool) Taurat, yang dipercaya gulungan salinan taurat paling tua yang pernah ditemukan sampai saat ini.

 

1 Raja-raja 1:1-4               

Raja Daud telah tua dan lanjut umurnya, dan biarpun ia diselimuti, badannya tetap dingin. Lalu para pegawainya berkata kepadanya: “Hendaklah dicari bagi tuanku raja seorang perawan yang muda, untuk melayani dan merawat raja; biarlah ia berbaring di pangkuanmu, sehingga badan tuanku raja menjadi panas.” Maka di seluruh daerah Israel dicarilah seorang gadis yang cantik, dan didapatlah Abisag, gadis Sunem, lalu dibawa kepada raja. Gadis itu amat cantik, dan ia menjadi perawat raja dan melayani dia, tetapi raja tidak bersetubuh dengan dia.

Perawan di sini dalam bahasa aslinya adalah betulah (בתולה) berbeda dengan kata Almah di Yesaya 14 Almah (עלמה) yang berarti wanita muda.

 

Arti dari melayani di sini BUKAN dalam arti seksual, diisyaratkan di sini kemungkinan gadis (betulah) hanya memeluk tubuh Raja Daud yang sudah tua tadi supaya hangat. Perlu diingat bahwa tubuh orang yang sudah tua selalu kedinginan.

 

1 Raja-raja 1:5   Lalu Adonia (Adoniyah), anak Hagit, meninggikan diri dengan berkata: “Aku ini mau menjadi raja.” Ia melengkapi dirinya dengan kereta-kereta dan orang-orang berkuda serta lima puluh orang yang berlari di depannya.

 

Adoniyah berasal dari kata Adoniyahu  yang merupakan gabungan dari kata Adoni (berarti “Tuan ku” atau Adonai) dan “Yah”, bentuk pendek dari Yahweh.

 

“Aku ini mau menjadi raja.” Kata-kata ini sangat penting di peradaban kuno, jika seseorang memproklamirkan dirinya sebagai Raja, dianggap orang banyak kemungkinan besar hal ini benar, walaupun tidak. Hal yang sama terjadi pada Yesus, saat Dia menyatakan diri sebagai Raja bangsa Israel, Pemerintah Romawi merasa terancam, karena takut bahwa hal ini benar, dan bangsa Israel mempercayaiNya.

 

1 Raja-raja 1:7    Maka berundinglah ia dengan Yoab, anak Zeruya dan dengan imam Abyatar dan mereka menjadi pengikut dan pembantu Adonia.

 

Yoab (Yoav (יוֹאָב)) yang berarti “Yahweh adalah Bapa” adalah adalah anak Zeruya, adik dari Raja Daud, yang membuatnya panglima tentaranya (2 Samuel 08:16; 20:23; 1 Tawarikh 11: 6; 18:15; 27:34). Yoab dan anak buahnya juga yang membunuh Absalom saat melarikan diri (2 Samuel 18: 1-33). Yoab adalah orang yang tidak puas dengan kepemimpinan dengan Raja Daud. David kemudian menggantikannya sebagai panglima tentara dengan keponakannya, Amasa (2 Samuel 19:13). Yoab kemudian membunuh Amasa (2 Samuel 20: 8-13; 1 Raja-raja 2: 5).

 

Yoab dan para komandan lainnya mulai mempertanyakan kebijaksanaan Raja Daud (2 Samuel 24: 2-4). Di saat Raja Daud mendekati akhir masa pemerintahannya, Yoab menawarkan kesetiaan kepada putra tertua Daud, Adonia,  daripada raja yang dijanjikan yaitu Salomo (1 Raja-raja 1: 1-27).

 

Walaupun Yoab merupakan orang yang berbahaya bagi Raja Daud, dia terlalu kuat untuk disingkirkan.

 

Adoniyahu adalah nomor 3 dari anak Daud, sehingga dia merasa yang paling berhak untuk naik tahta. Jelas dalam pasal ini bahwa Adoniyahu bersekutu dengan pamannya untuk melakukan kudeta pada ayahnya.

 

1 Raja-raja 1:8    Tetapi imam Zadok dan Benaya bin Yoyada dan nabi Natan dan Simei dan Rei dan para pahlawan Daud tidak memihak kepada Adonia.

 

Ayat 8 menunjukkan bahwa tokoh penting dalam agama Yahudi yaitu Imam tertinggi Zadok dan dan Nabi Natan TIDAK memihak pada Adonia, sehingga niat Adonia menjadi raja Israel tidak bisa terlaksana.

 

Zadok (bahasa Ibrani: צדוק, Ṣadhoq, Tsadok yang berarti saleh, berbudi, budiman) adalah seorang imam pada zaman raja Daud yang dicatat dalam Alkitab Ibrani, Zadok merupakan anak dari Ahitub, keturunan langsung dari Eleazar anak Harun (saudara Musa), dari bani Lewi. Ia adalah imam di istana Daud bersama dengan Abyatar. Ia mendukung Daud pada waktu pemberontakan anaknya Absalom. Ia juga mendukung penunjukan Salomo sebagai raja pengganti Daud seperti yang dicatat dalam Kitab 1 Raja-raja. Keturunan Zadok menguasai perimaman Yerusalem sampai tahun 171 SM. Para imam Zadok adalah pemimpin pertama dari persekutuan yang dibentuk di Qumran. Nama Saduki juga dihubungkan dengan Zadok. Zadok beserta keturunannya berhenti menjalankan tugas sebagai imam di istana Salomo sampai kehancurannya pada tahun 587 SM.

 

1:9-10    Sesudah itu Adoniahu mempersembahkan domba, lembu dan ternak gemukan sebagai korban dekat batu Zohelet yang ada di samping En-Rogel, lalu mengundang semua saudaranya, anak-anak raja, dan semua orang Yehuda, pegawai-pegawai raja;  tetapi nabi Natan dan Benaya dan para pahlawan dan Salomo, adiknya, tidak diundangnya.

 

 

Di ayat di atas jelas Adoniahu melakukan kudeta.

Di tanah Israel kuno, ada 2 sumber air, yaitu Gihon dan En-Rogel ( ‛êyn rôgêl עין רגל). Sekarang ini tidak ada yang tahu di mana lokasi sumber air En-Rogel . Kata Rogel sendiri berarti “fitnah/umpatan” . Adalah suatu ironi bahwa Adoniahu memilih sumber air yang namanya berarti “fitnah/ umpatan ”

 

1:11        Lalu berkatalah Natan kepada Batsyeba, ibu Salomo: “Tidakkah engkau mendengar, bahwa Adonia anak Hagit, telah menjadi raja, sedang tuan kita Daud tidak mengetahuinya?

1:12        Karena itu, baiklah kuberi nasihat kepadamu, supaya engkau dapat menyelamatkan nyawamu dan nyawa anakmu Salomo.

1:13        Pergilah masuk menghadap raja Daud dan katakan kepadanya: Bukankah tuanku sendiri, ya rajaku, telah bersumpah kepada hambamu ini: Anakmu Salomo, akan menjadi raja sesudah aku dan dialah yang akan duduk di atas takhtaku? Mengapakah sekarang Adonia menjadi raja?

1:14        Dan selagi engkau berbicara di sana dengan raja, akupun akan masuk pula dan menyokong perkataanmu itu.”

 

Di bahasa Ibrani, di ayat 9 nama Adonia ditulis dalam bentuk formal Adoniahu (pada saat dia melakukan upacara), sedangkan di ayat lainnya namanya ditulis dalam bentuk singkat (Adonia).

 

Di seluruh kitab Tanakh, Raja Daud adalah figur yang paling lengkap dibahas, kita melihat jatuh bangun, kebaikan dan keburukannya.